Wanita yang sedang hamil dan menyusui tidak jarang bingung apakah me sti ikut berpuasa di bulan Ramadhan atau tidak. Mengingat lazimnya wanita hamil dan menyusui tidak jarang merasa kepayahan sebab harus berbagi zat makanan dengan bayinya. Namun andai hamil dan ibu menyusui mampu menjalankan puasa, sekitar tidak membahayakan dirinya dan bayinya, maka tersebut lebih baik baginya bahkan menurut keterangan dari para ulama me sti baginya berpuasa.
Ada sebanyak tips untuk ibu menyusui bila hendak menjalankan ibadah puasa supaya tetap dapat memberikan asupan ASI untuk bayinya. Salah satunya ialah dengan memakan makanan yang dapat membantu memperlancar dan menggandakan ASI ketika sahur dan berbuka.
Baca juga : 5 Buah-Buahan yang Baik Dikonsumsi Bunda Menyusui
Berikut ialah 12 jenis makanan yang paling baik untuk ibu menyusui:
1. Kurma
Kurma disinggung sebagai makanan terbaik, khususnya untuk ibu hamil dan menyusui.Ustadz Muhammad Thalib saat menjelaskan hadits itu mengatakan, Sebaik-baik makanan yang dimakan saat berbuka ialah kurma. Jika tidak terdapat kurma, hendaklah seseorang mengawali berbuka dengan minum air putih, sebab air putih menjadi pembersih, sekaligus obat untuk orang yang puasa. Orang yang berbuka dengan kurma atau air bakal mendapatkan pahala sebab melaksanakan sunnah Rasulullah Shalallahu ‘Alayhi Wassalam.
Secara medis, kurma terbukti bisa memperlancar ASI. Kandungan zat besi dan kalsium yang ada dalam kurma ialah pembentuk ASI yang paling baik. Karenanya ibu menyusui sangat dianjurkan untuk mengonsumsi kurma baik ketika sahur maupun ketika berbuka supaya buatan ASI-nya lancar.
Kurma pun berisi sebuah hormon yang tidak jarang disebut dengan hormonpotuchin, yang menurut keterangan dari para pakar medis, hormon ini bermanfaat untuk mengikat rahim dan otot rahim sampai-sampai dapat menolong mengurangi pendarahan pasca melahirkan. Di samping itu, pun terkandung hormon oksitosin yang dapat menolong merangsang kontraksi pada otot-otot rahim sampai-sampai mempermudah persalinan. Hormon ini pun akan menolong memacu kontraksi di pembuluh darah vena yang ada di dekat payudara ibu, sampai-sampai memacu kelenjar air susu guna memproduksi ASI.
Maka dengan mengkonsumsi kurma pada ketika sahur, ibu menyusui bakal tetap bisa memenuhi keperluan ASI sang bayi dengan baik, in syaa Allah, sekitar menjalankan ibadah puasa.
2. Buah-buahan yang tidak sedikit berisi air
Ibu menyusui memerlukan asupan cairan yang lebih tidak sedikit daripada orang yang tidak menyusui. Hal ini berhubungan dengan buatan air susu dan untuk ekuilibrium cairan di dalam tubuh ibu menyusui sendiri. Nah, konsumsi buah tropis atau yang berisi tidak sedikit air sangat disarankan untuk ibu menyusui. Buah yang tidak sedikit berisi cairan laksana melon, pepaya, semangka, timun suri, jeruk, dll.3. Sayur mayur berwarna hijau
Makanan yang berasal dari sayur mayur yang berwarna hijau dapat menambah kadar lemak dalam ASI sampai-sampai bayi yang terpenuhi keperluan lemaknya tidak bakal rewel sebab lapar, selain tersebut juga dapat menyerahkan peningkatan energi untuk ibu menyusui ketika berpuasa.Sayur mayur berwarna hijau ini gampang didapat di negeri tropis laksana Indonesia ini laksana bayam, katuk, kangkung, sawi, rumput gandum, dll. Spirulina, rumput laut, daun alfafa dan rempah-rempah pun sangat bagus untuk menambah produksi ASI.
4 Telur rebus
Telur ialah salah satu sumber protein terbaik dan asam lemak omega 3. Pada pagi dan siang hari bayi memerlukan lebih tidak sedikit protein, dan telur sudah lumayan memenuhi keperluan protein.5. Oatmeal/havermut atau bubur gandum
Oatmeal ialah makanan yang seringkali dikonsumsi semua ibu di Amerika Serikat untuk menambah produksi ASI. Bubur gandum ini di antara makanan yang sarat dengan nutrisi, berisi tidak sedikit vitamin, mineral, dan elemen-elemen urgen lainnya. Saat menyajikannya, oatmeal ini dapat dicampur dengan kacang-kacangan dan mentega supaya meningkatkan nutrisinya.6. Hummus
Hummus ialah makanan khas Timur Tengah khususnya Lebanon. Makanan ini tercipta dari gabungan kacang buncis yang telah direbus lunak, tahini, minyak zaitun, air/jus lemon, garam, dan bawang putih. Sedangkan buncis sudah dikenal dapat menambah produksi ASI.7. Pare
Pare kaya vitamin C, anti oksidan, menambah kesehatan tulang, gigi, gusi dan pembuluh darah, serta menambah penyerapan zat besi. Kandungan senyawa fitokimia lutein dan likopennya pun berkhasiat untuk memicu produksi insulin.Sayuran ini memang paling pahit rasanya. Tapi, ternyata pare mempunyai khasiat yang paling manjur guna mengentalkan dan menggandakan produksi ASI, sampai-sampai bayi akan gampang kenyang. Pare berisi vitamin K, likopen, fitokimia lutein, dan antioksidan. Selain guna kelancaran ASI, pare pun bagus untuk memicu produksi insulin, menurunkan kadar gula di dalam darah, antikanker, menambah kesehatan tulang, gigi, gusi dan pembuluh darah, serta menambah penyerapan zat besi.
8. Ubi jalar
Ubi jalar pun dapat menolong meningkatkan suplai ASI. Kandungan pada ubi jalar ialah protein, lemak, karbohidrat, kalori, serat, abu, kalsium, fosfor, zat besi, karoten, vitamin B1, B2, C, dan asam nikotinat. Makan 1 buah sedang ubi jalar merah mentah sudah mengisi 42 % ajakan kecukupan vitamin C sehari. Dibanding dengan havermut (oatmeal), ubi jalar merah lebih kaya serat, terutama oligosakarida. Terutama daunnya, daun ubi jalar dapat menambah produksi ASI. Karena dalam daun itu ada zat-zat laktagogum yang dapat meningkatkan buatan ASI. Selain tersebut di dalam daun ini pun ada kandungan karotenoid dan zat besi. Penggunaan daun ubi jalar guna tingkatkan ASI ini sudah dipakai di sejumlah negara lainnya. Daun ubi jalar pun berisi provitamin A yang tinggi dan protein. Tapi bila hendak mengonsumsinya, usahakan pilih yang organik atau tidak memakai pestisida, karena andai di daun itu ada pestisida dan dimakan oleh ibu yang menyusui, maka zat-zat dari pestisida ini bakal masuk ke dalam tubuh bayi.Untuk mengkonsumsinya, ubi jalar bisa direbus atau dipanggang sementara daunnya bisa dijadikan sayur jernih atau direbus guna diminum airnya.

No comments:
Post a Comment